Siswa-siswi SMA/SMK Depok Antusias Ikuti Workshop Jurnalistik Radio
Sabtu, 6 Maret 2010 - oleh : admin

Lebih lanjut Rektor menjelaskan tentang materi workshop, yaitu: mencari, mengolah, dan menyajikan berita radio. Diharapkan para siswa akan mendapatkan pengalaman baru dalam kegiatan tersebut, karena menurutnya berita radio berbeda dengan berita suratkabar, majalah, demikian juga dengan berita untuk televisi. Media radio hanya menstimulir indra pendengar, jadi berita radio unik, demikian uraian rector ketika membuka workshop untuk siswa SMA/SMK se-Depok, 6 Februari 2010 di Kampus Tercinta IISIP Jakarta.
Dengan gaya talkshow, materi workshop jurnalistik radio ditanggapi dengan berbagai pertanyaan yang disampaikan melalui SMS. Paling banyak, para siswa menanyakan soal-soal teknik penyiaran, yang tentu saja memerlukan waktu tersendiri untuk membahasnya.
Hal yang memberi kesan mendalam bagi para siswa adalah ketika mereka berceloteh saat mempraktekan siaran radio di Laboraturium Audio IISIP Jakarta. “Hai, selamat sore semuanya, di sini ditemenin sama Fani sama Nita bakal berbincang-bincang all about kampus IISIP,” begitu Fani, siswa SMK Purnama saat membuka acaranya.
Siswa SMA Yapemri tak mau ketinggalan. “Oke balik lagi sama gue di acara kupas lepas. Masih ada gue nih di sini Angga dan temen gue … wa wa Wahyu ga ga gagap…” Teman-teman yang menyaksikan di ruang kontrol tak ayal tertawa dengan gaya gagap Wahyu.
Lalu dengan santainya siswi SMA Negri 5 Depok mengantar berita. “Jumpa lagi sama gue Embun Bening Dini Hari di SMANLI Air di rubrik meet a star di 107,2 FM. Di sore yang mendung ini gue gak sendirian. Gue sama Adila Sabilaika, si cantik itu. Tapi sebelum kita ngobrol sama Adila, kayaknya gue pengen bacaain berita dulu nih tentang lambing garuda kita yang diklaim sama Giorgio Armani, mantan tetangga gue. Eh bukan deh, desainer.”



